Wednesday, December 30, 2020

Untuk Iklan atau Informasi


Pelaksanaan kebijaksanaan penambahan halaman koran harian umum menjadr 16 halaman setiap hari perlu dipersiapkan lebih matang oleh pengelola pers. Sebab, kebijaksanaan tersebut mempunyai konsekuensi logis terhadap pertambahan jenis dan volume berita yang akan disajikan pada setiap penerbitan. Penyerapan informasi akan semakin besar dan peluang bisnis periklanan juga semakin besar. 

Menurut saya, bagi pembaca sendiri perluasan terbitan 16 halaman menjadi setiap hari tidak ada masalah. Sebab, jumlah halaman sebuah surat kabar tidak dijadikan pertimbangan oleh calon pembacanya. Ketika seseorang memutuskan untuk membeli sebuah surat kabar, yang dijadikan pertimbangan ialah isi koran hari itu. Artinya, pembeli koran tersebut akan melihat berita apa saja yang disajikan dalam koran hari itu. 

Wednesday, October 14, 2020

Kembali Menguatkan Radio Komunitas


KOMPAS/COKORDA YUDISTIRA---Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ni Putu Putri Suastini Koster (tengah) bersama Direktur BASAbali Wiki I Gede Nala Antara (kanan) berbicara di studio Radio Komunitas Dwijendra, Kota Denpasar, Sabtu (4/5/2019), seusai peluncuran komik berbahasa Bali itu di Aula Sadhu Gocara Dwijendra.

Dari warga untuk warga, begitulah radio komunitas berperan. Saat bencana datang, radio komunitas secara sigap merespons dengan memberi informasi pengurangan risiko bencana. Saat Covid-19 ini, mereka sangat dibutuhkan.

Wednesday, August 12, 2020

Konten Kreator atau Jurnalisme Warga Tetap Perlu Rambu-rambu Etika

Keberadaan konten kreator atau jurnalisme warga dengan jumlah pengikut banyak memiliki kekuatan memengaruhi warga. Untuk memastikan konten-konten mereka benar, rambu-rambu etika mesti diterapkan.

Konten kreator ataupun jurnalisme warga tetap memerlukan etika dalam memproduksi konten. Hal ini bertujuan mencegah disinformasi, peredaran hoaks, serta kesalahan menginterpretasi di kalangan masyarakat.

Thursday, July 30, 2020

Hadi Ibnu Sabililah, Kekuatan Pena dan Lensa

KOMPAS/MELATI MEWANGI---Pendiri Komunitas Pena dan Lensa Hadi Ibnu Sabilillah mengajak anak muda bisa mengembangkan bakatnya di dunia menulis dan sinematografi.

Hadi Ibnu Sabilillah mendirikan Komunitas Pena dan Lensa (Kopel) yang fokus mempelajari jurnalistik dan sastra. Belakangan, komunitas tertarik pada fotografi, grafis, dan sinematografi.

Jiwa muda Hadi Ibnu Sabilillah (24) pernah bergejolak sekaligus gelisah lantaran di Purwakarta, Jawa Barat, hasratnya pada dunia menulis dan sinematografi tidak menemukan tempat berlabuh. Akhirnya, ia membangun sendiri komunitas menulis dan sinematografi.


Tuesday, July 14, 2020

Perubahan UU Pokok Pers

CATATAN HUKUM: SATYA ARINANTO, Fakultas Hukum UI

MASALAH kemungkinan perubahan UU (Undang-undang) Ketentuan-Ketentuan Pokok Pers menghangat kembali akhir-akhir ini. Menurut Menteri Penerangan Harmoko, UU tersebut telah berlaku selama 14 tahun, karena itu harus disesuaikan, khususnya yang mencakup pengembangan teknologi profesionalisme dan operasionalisasinya. (Kompas, 12/12).


Agama, Pers, dan Pencerahan Peradaban

Lewat karyanya, Megatrends 2000: Ten New Directions for The 1990's, Naisbit dan Aburdene melihat munculnya kebangkitan agama  (religiousrevival) lewat peningkatan spiritualitas di pelbagai  penjuru dunia. Dibawah tarikan gravitasi tahun 2000, kekuatan spiritualitas mengimbangidominasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Orang modern tidak lagi melihatilmu dan teknologi sebagai puncak  prestasi peradaban manusia, tapi melihat agama sebagai salah satu  alternatif bagi perimbangan kehidupan material. Kita boleh setuju atau menolak ramalan kedua futurolog itu. Tetapi bahwa dipelbagai belahan dunia sekarang kehidupan beragama menjadi  semakin marak,adalah hal yang tidak bisa dipungkiri. Di Indonesia pun,dari tahun ketahun kita merasakan adanya peningkatan kehidupan beragama. Di tengahderasnya serbuan informasi baik lewat media cetak  maupun elektronik, orangmakin memerlukan agama sebagai pegangan hidup yang diharapkan dapatmemberikan penjelasan atau panutan bagi masa  depan dirinya, keluarganya,dan bahkan bangsanya. Di sisi lain,   masyarakat beragama juga dihadapkanpada pilihan untuk meresponi  modernitas dan modernisasi secara kritis dankreatif dengan  memanfaatkan referensi ajaran agama. Bagaimanakah mediamassa, khususnya pers nasional kita, meresponi perkembangan itu?


Media Massa dari Politik ke Bisnis

PERATURAN Pemerintah Nomor 20 Tahun 1994, yang membuka sektor media massa di Indonesia untuk modal asing, merupakan terobosan deregulasi. Ini adalah bagian dari antisipasi Pemerintah untuk pelaksanaan persetujuan GATT Putaran Uruguay. Di India, The Financial Times (FT) sudah membentuk usaha patungan dengan kelompok penerbit lokal untuk menerbitkan FT edisi India. Di Cina, McGraw Hill menerbitkan Business Week edisi bahasa Mandarin, bekerja sama dengan BUMN RRC.


Prawacana

Untuk Iklan atau Informasi

Pelaksanaan kebijaksanaan penambahan halaman koran harian umum menjadr 16 halaman setiap hari perlu dipersiapkan lebih matang oleh pengelola...