Saturday, April 24, 2021

Setahun Pandemi, Muncul Tren Positif untuk Masa Depan Media

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA---Telepon seluler saat ini tidak hanya sebatas alat komunikasi, tetapi juga sebagai sumber informasi dari berbagai media daring, Kamis (3/9/2020). Seiring perkembangan teknologi digital, media cetak pun mengembangkan media daring.

Krisis akibat pandemi Covid-19 memengaruhi bisnis media, tetapi tidak semuram perkiraan semula. Jumlah pembaca berita yang meningkat dua kali lipat selama pandemi dan belanja iklan untuk media yang juga meningkat menunjukkan arah positif untuk masa depan media.

Berdasarkan survei Nielsen di 11 kota besar di Indonesia, pembaca berita naik sekitar 100 persen dalam setahun terakhir. Jika pada kuartal keempat 2019 jumlah pembaca berita, baik media cetak maupun media daring, mencapai 6,9 juta orang, pada kuartal keempat 2020 mencapai 12,9 juta.

Wednesday, December 30, 2020

Untuk Iklan atau Informasi


Pelaksanaan kebijaksanaan penambahan halaman koran harian umum menjadr 16 halaman setiap hari perlu dipersiapkan lebih matang oleh pengelola pers. Sebab, kebijaksanaan tersebut mempunyai konsekuensi logis terhadap pertambahan jenis dan volume berita yang akan disajikan pada setiap penerbitan. Penyerapan informasi akan semakin besar dan peluang bisnis periklanan juga semakin besar. 

Menurut saya, bagi pembaca sendiri perluasan terbitan 16 halaman menjadi setiap hari tidak ada masalah. Sebab, jumlah halaman sebuah surat kabar tidak dijadikan pertimbangan oleh calon pembacanya. Ketika seseorang memutuskan untuk membeli sebuah surat kabar, yang dijadikan pertimbangan ialah isi koran hari itu. Artinya, pembeli koran tersebut akan melihat berita apa saja yang disajikan dalam koran hari itu. 

Wednesday, October 14, 2020

Kembali Menguatkan Radio Komunitas


KOMPAS/COKORDA YUDISTIRA---Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ni Putu Putri Suastini Koster (tengah) bersama Direktur BASAbali Wiki I Gede Nala Antara (kanan) berbicara di studio Radio Komunitas Dwijendra, Kota Denpasar, Sabtu (4/5/2019), seusai peluncuran komik berbahasa Bali itu di Aula Sadhu Gocara Dwijendra.

Dari warga untuk warga, begitulah radio komunitas berperan. Saat bencana datang, radio komunitas secara sigap merespons dengan memberi informasi pengurangan risiko bencana. Saat Covid-19 ini, mereka sangat dibutuhkan.

Wednesday, August 12, 2020

Konten Kreator atau Jurnalisme Warga Tetap Perlu Rambu-rambu Etika

Keberadaan konten kreator atau jurnalisme warga dengan jumlah pengikut banyak memiliki kekuatan memengaruhi warga. Untuk memastikan konten-konten mereka benar, rambu-rambu etika mesti diterapkan.

Konten kreator ataupun jurnalisme warga tetap memerlukan etika dalam memproduksi konten. Hal ini bertujuan mencegah disinformasi, peredaran hoaks, serta kesalahan menginterpretasi di kalangan masyarakat.

Thursday, July 30, 2020

Hadi Ibnu Sabililah, Kekuatan Pena dan Lensa

KOMPAS/MELATI MEWANGI---Pendiri Komunitas Pena dan Lensa Hadi Ibnu Sabilillah mengajak anak muda bisa mengembangkan bakatnya di dunia menulis dan sinematografi.

Hadi Ibnu Sabilillah mendirikan Komunitas Pena dan Lensa (Kopel) yang fokus mempelajari jurnalistik dan sastra. Belakangan, komunitas tertarik pada fotografi, grafis, dan sinematografi.

Jiwa muda Hadi Ibnu Sabilillah (24) pernah bergejolak sekaligus gelisah lantaran di Purwakarta, Jawa Barat, hasratnya pada dunia menulis dan sinematografi tidak menemukan tempat berlabuh. Akhirnya, ia membangun sendiri komunitas menulis dan sinematografi.


Prawacana

Setahun Pandemi, Muncul Tren Positif untuk Masa Depan Media

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA---Telepon seluler saat ini tidak hanya sebatas alat komunikasi, tetapi juga sebagai sumber informasi dari ber...